Serambiku
Bahasa IndonesiaEnglish

Kebijakan Privasi

Berlaku sejak 7 November 2026

Serambiku adalah masjid 3D tempat Anda bisa singgah, salat, berzikir, dan mendengarkan murotal bersama pengunjung lain. Halaman ini menjelaskan data apa saja yang kami gunakan dan untuk apa.

Singkatnya: tidak ada akun, dan kami tidak meminta nama, email, atau nomor telepon. Kami tidak menjual data dan tidak memakainya untuk iklan.

1. Data yang kami gunakan

Statistik kunjungan (Google Analytics)

  • Halaman yang dibuka dan tombol yang ditekan (misalnya Masuk, mulai salat, wudu, tasbih).
  • Asal kunjungan (misalnya tautan dari WhatsApp), jenis perangkat dan peramban, serta perkiraan negara atau kota.
  • Pengenal acak yang disimpan di cookie peramban, untuk menghitung kunjungan ulang.
  • Fitur iklan dan personalisasi iklan Google kami matikan.

Saat Anda masuk ke masjid

  • Kode perangkat acak (bukan nama atau nomor telepon), pilihan karakter (laki-laki atau perempuan), serta posisi dan gerakan karakter Anda.
  • Data ini dipakai agar pengunjung lain di ruang yang sama bisa melihat Anda secara langsung.
  • Data ini hanya ada di memori server selama Anda terhubung. Jika koneksi terputus, tempat salat Anda ditahan paling lama 60 detik, lalu semuanya dihapus. Kami tidak menyimpannya secara permanen.

Lokasi (hanya jika Anda mengizinkan)

  • Dipakai di perangkat Anda untuk memilih kabupaten/kota terdekat bagi jadwal salat dan arah kiblat. Koordinat Anda tidak dikirim ke server kami.
  • Untuk menampilkan cuaca di dalam masjid, perkiraan lokasi yang sudah dibulatkan (sekitar 11 km) dikirim ke Open-Meteo.

Yang hanya disimpan di perangkat Anda

  • Bahasa, karakter, kota pilihan, pengaturan volume, catatan tasbih, jumlah rakaat terakhir, dan ruang terakhir. Semua ini tidak dikirim ke server kami.

2. Pihak lain yang terlibat

  • Google Analytics (Google): statistik kunjungan.
  • Cloudflare: menjalankan situs dan server masjid. Alamat IP diproses untuk mengirim halaman dan menjaga keamanan.
  • Open-Meteo: data cuaca.
  • mp3quran.net: audio murotal. Saat Anda memutar murotal, perangkat Anda mengambil audio langsung dari server mereka.

3. Untuk apa data dipakai

  • Menjalankan masjid bersama secara langsung.
  • Memahami cara layanan dipakai, agar bisa kami perbaiki.

4. Pilihan Anda

  • Anda bisa menolak izin lokasi. Jadwal salat dan kiblat tetap bisa dipakai dengan memilih kota sendiri.
  • Anda bisa menghapus data situs (termasuk cookie) dari pengaturan peramban kapan saja.
  • Anda bisa memblokir cookie analitik melalui pengaturan peramban atau ekstensi pemblokir.

5. Perubahan

Jika kebijakan ini berubah, kami akan memperbarui halaman ini dan tanggal berlakunya.


Privacy Policy

Effective from 7 November 2026

Serambiku is a 3D mosque where you can stop by, pray, do dhikr and listen to Qur'an recitation together with other visitors. This page explains what data we use and why.

In short: there are no accounts, and we never ask for your name, email or phone number. We do not sell data or use it for advertising.

1. Data we use

Visit statistics (Google Analytics)

  • Pages you open and buttons you press (for example Enter, start prayer, wudu, tasbih).
  • Where the visit came from (for example a WhatsApp link), device and browser type, and approximate country or city.
  • A random identifier stored in a browser cookie, used to count returning visits.
  • Google advertising features and ad personalisation are turned off.

When you enter the mosque

  • A random device code (not your name or phone number), your character choice (man or woman), and your character's position and movements.
  • This lets other visitors in the same room see you in real time.
  • It exists only in the server's memory while you are connected. If you disconnect, your prayer spot is held for at most 60 seconds, then everything is removed. We do not store it permanently.

Location (only if you allow it)

  • Used on your device to pick the nearest regency or city for prayer times and the qibla. Your coordinates are not sent to our server.
  • To show the weather inside the mosque, a rounded approximate location (about 11 km) is sent to Open-Meteo.

Kept only on your device

  • Language, character, chosen city, volume settings, tasbih records, your last rakaat choice and your last room. None of these are sent to our server.

2. Other services involved

  • Google Analytics (Google): visit statistics.
  • Cloudflare: runs the website and the mosque server. IP addresses are processed to deliver pages and keep the service secure.
  • Open-Meteo: weather data.
  • mp3quran.net: recitation audio. When you play a recitation, your device loads the audio directly from their server.

3. Why we use data

  • To run the shared mosque in real time.
  • To understand how the service is used so we can improve it.

4. Your choices

  • You can refuse location permission. Prayer times and the qibla still work if you choose your city yourself.
  • You can delete site data (including cookies) in your browser settings at any time.
  • You can block analytics cookies through your browser settings or a blocker extension.

5. Changes

If this policy changes, we will update this page and its effective date.